tak elaknya sebuah kehidupan adalah perjalanan
aku berterima kasih pada sebuah pengalaman
dan pelaku pelaku dalam sebuah kisah perjalanan
bersama hidupku yang penuh pencahayaan
jangan menjadi seorang pahlawan bila tak ingin berjuang
jangan pula berjuang bila tak ada senjata ditangan
kembalilah bersama langkah kejujuran
katakan dengan lantang, engkau bukan seorang pejuang
semua rangkaian ukiran rakitan makna
akan berarti dan ada pengertian
sampai kini dan nanti
terbingkai karya cerita canda
pengandaian dan kerongkonganmu seolah menggonggongkan makna
tak menyerap pada kebiadapan kebohongan
masih mendalami laut kekayaan kata
seperti kepalsuan nyata dan kematian jiwa
by: indah prayodya
11 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Alkisah, pada zaman dahulu kala di daerah Padang Bolak, hiduplah di sebuah gubuk reot seorang janda tua dengan seorang anak laki-lakinya y...
-
Dahulu kala hiduplah seorang raja di daerah Rura Silindung yang bernama Punsahang Mataniari-Punsahang Mata ni Bulan, Raja yang sangat makmu...
-
Kisah, “Tombak Milik Si Bagas Marhusor” berasa; dari sebuah naskah Batak yang berjudul (Hujur Ni Si Bagas”. Naskah ini diterjemahkan oleh P...
-
Pada zaman dahulu kala tersebutlah dalam sebuah kisah, ada sebuah desa yang sangat subur di daerah Kabupaten Karo. Desa Kawar namanya. Pen...
-
Raja Biak-biak, dengan nama raja Gumelenggeleng. Seorang yang cacat yang tidak punya tangan, kaki sehingga dia tidak bisa duduk. Dia berke...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar