untuk sebuah wajah dan nama
riang menyapa mentari
kenangan lama tersudut dalam memori jiwa
teruntuk kata dan rasa
masih tersisa jutaan makna indah
kemarin dan sekarang
hanya ilalang yang gersang
hanya gunung yang memuncak letusan
hanya ada banyak bencana
tapi milyaran gudang kata
masih setia merindukan
merangkai makna
lebih indah lukisan alam
seindah wajah yang tertawa
tersenyum pada lautan nan anggun
berwajah rupa seperti dia
biarkan aku tetap duduk diam dengan waktu
menjunjung rindu yang menemaniku
hembuskan seutas kata
sebuah wajah dan nama
by: indah prayodya
11 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Alkisah, pada zaman dahulu kala di daerah Padang Bolak, hiduplah di sebuah gubuk reot seorang janda tua dengan seorang anak laki-lakinya y...
-
Dahulu kala hiduplah seorang raja di daerah Rura Silindung yang bernama Punsahang Mataniari-Punsahang Mata ni Bulan, Raja yang sangat makmu...
-
Kisah, “Tombak Milik Si Bagas Marhusor” berasa; dari sebuah naskah Batak yang berjudul (Hujur Ni Si Bagas”. Naskah ini diterjemahkan oleh P...
-
Pada zaman dahulu kala tersebutlah dalam sebuah kisah, ada sebuah desa yang sangat subur di daerah Kabupaten Karo. Desa Kawar namanya. Pen...
-
Raja Biak-biak, dengan nama raja Gumelenggeleng. Seorang yang cacat yang tidak punya tangan, kaki sehingga dia tidak bisa duduk. Dia berke...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar